Pemupukan-tanaman-kubis

Rahasia Panen Kubis Maksimal!

Kubis merupakan jenis tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan petani. Umumnya tanaman ini banyak tumbuh di daerah dataran tinggi berhawa sejuk. Tanaman kubis tumbuh optimal pada ketinggian 800-2.000 mdpl. Media tanam yang baik bagi pertumbuhan tanaman kubis yaitu media yang banyak mengandung humus, bersifat gembur dan porus.

Beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman, salah satunya adalah pemupukan. Ketersediaan unsur hara makro dan mikro melalui aplikasi pemupukan merupakan sumber nutrisi utama bagi tanaman kubis. Aplikasi pemupukan yang tepat dan berimbang mampu menghasilkan tanaman kubis dengan hasil panen yang maksimal.

ilustrasi pertumbuhan dan pemupukan tanaman  Kubis

Berikut rekomendasi program pemupukan tanaman kubis sesuai dengan fase pertumbuhan tanaman :

Pupuk Dasar

Unsur hara makro seperti Nitrogen, Phospate dan Kalium merupakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang banyak di awal masa pertumbuhan. Pemberian pupuk dasar bertujuan untuk menyediakan asupan hara bagi tanaman terutama di fase awal pertumbuhan.

Aplikasi pupuk dasar NPK GOLD DGW 16-10-18 DAN HX-DAP PADA TANAMAN KUBIS

Pupuk dasar yang dapat diaplikasikan pada tanaman kubis yaitu NPK GOLD DGW 16-10-18 dan HX-DAP. Kedua pupuk ini diperkaya dengan unsur hara makro Nitrogen, Phospate dan Kalium yang mampu merangsang pertumbuhan vegetatif awal, seperti pembentukan akar, batang dan daun kubis.

NPK GOLD DGW 16-10-18  dilengkapi dengan unsur hara Nitrogen 16%, Phospate 10% dan Kalium 18%. Dosis aplikasi pemupukan NPK GOLD DGW 16-10-18 sebanyak 100 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata.

HX-DAP dilengkapi dengan unsur hara Nitrogen 18% dan Phospate 46%. Pupuk HX-DAP diaplikasikan dengan dosis pemupukan 150 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata.

Pemupukan Tanaman Umur 15 HST-30 HST

Pemupukan susulan tanaman kubis di fase pertumbuhan vegetatif yaitu pada umur 15 HST – 30 HST menggunakan pupuk NPK COMPACTION DGW 15-15-15+TE dan HX-AS.

Aplikasi pupuk NPK compaction DGW 15-15-15+te DAN HX-as PADA TANAMAN KUBIS

NPK COMPACTION DGW 15-15-15+TE merupakan pupuk compaction compound yang dilengkapi unsur hara makro dan mikro yaitu hara Nitrogen, Phospate dan Kalium masing-masing sebesar 15%, Magnesium 2%, Zinc 1%, Sulfur 3% dan Boron 0,5%. Pupuk ini diaplikasikan dengan cara ditugal atau ditaburkan merata dengan dosis aplikasi 200 Kg/Ha.

HX-AS merupakan pupuk tunggal ZA  yang diperkaya unsur hara  Nitrogen 21% dan Sulfur 24%. Dosis aplikasi pemupukan sebesar 100 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata.

Unsur hara makro di dalam pupuk NPK COMPACTION DGW 15-15-15+TE dan HX-AS mampu merangsang pembentukan klorofil (zat hijau daun ) sehingga tanaman kubis yang dihasilkan lebih hijau dan memperkuat perakaran tanaman. Sedangkan unsur hara mikro yang terkandung di dalam pupuk NPK COMPACTION DGW 15-15-15+TE berfungsi untuk membentuk hormon pertumbuhan dan mencegah kerontokan krop kubis.

Pemupukan Tanaman Umur 45 HST – 60 HST

Pemupukan tanaman kubis di fase pertumbuhan generatif yaitu 45 HST – 60 HST menggunakan NPK BOOSTER DGW 12-6-22-3+TEHX-MROPH dan KNO3 PRILL. Unsur hara Makro terutama Phospate dan Kalium dibutuhkan untuk merangsang pembentukan krop yang sehat dengan bobot yang optimal.

Aplikasi pupuk , NPK BOOSTER DGW 12-6-22-3+TE, HX-MROPH dan KNO3 PRILL PADA TANAMAN kubis

NPK BOOSTER DGW 12-6-22-3+TE merupakan pupuk majemuk yang dilengkapi unsur hara makro dan mikro, yaitu Nitrogen 12%, Phospate 6%, Kalium 22%, Magnesium 3%, Zinc 0.05% dan Boron 0.1%. Pupuk ini diaplikasikan dengan cara ditugal atau dikocorkan ke tanaman (2-4 Kg/200 L air). Dosis aplikasi pemupukan NPK BOOSTER DGW 12-6-22-3+TE sebesar 100 Kg/Ha.

HX-MROPH merupakan pupuk tunggal KCL dengan kandungan unsur hara Kalium 60%. Pupuk ini diaplikasikan dengan dosis 100 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata. Aplikasi pupuk HX-MROPH pada tanaman kubis mampu meningkatkan hasil dan kualitas panen, serta meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit.

KNO3 PRILL dilengkapi dengan kandungan unsur hara Nitrogen 13% dan Kalium 45%. Pupuk ini dapat diaplikasikan dengan cara ditaburkan merata atau dikocorkan (2-3 Kg/200 L air). Dosis aplikasi KNO3 PRILL Sebesar 20 Kg/Ha.

Aplikasi Pupuk Daun

Salah satu kelebihan aplikasi pemupukan daun, yaitu pupuk lebih mudah diserap tanaman. Aplikasi pupuk daun dapat memaksimalkan pertumbuhan tanaman kubis.

Pupuk KNO3 CRYSTAL dan HX-MKP

Pupuk HX-MKP dan KNO3 CRYSTAL merupakan pupuk foliar fertilizer yang bersifat water soluble sehingga mudah dilarutkan dalam air serta bebas dari unsur Chlorine.

HX-MKP dilengkapi dengan unsur hara Phospate 50% dan Kalium 35%. Pupuk ini diaplikasikan pada saat tanaman kubis berumur 30 HST dengan dosis 2-3 g/L dengan cara disemprotkan atau dikocorkan..

KNO3 CRYSTAL diperkaya dengan unsur hara  Nitrogen 13% dan Kalium 46%. Pupuk ini diaplikasikan dengan dosis pemupukan 20 Kg/Ha dengan cara disemprotkan atau dikocorkan (3-5 g/L air). KNO3 CRYSTAL diaplikasikan pada saat tanaman berumur 15 HST.

Aplikasi Surfaktan

Aplikasi surfaktan wetcit

WETCIT adalah surfaktan superior dengan kombinasi bahan aktif yang unik sehingga mampu menurunkan tegangan permukaan air, menghasilkan mikro droplet yang mampu meratakan, merekatkan dan menembus pestisida atau pupuk daun ke dalam jaringan tanaman. Penggunaan WETCIT pada tanaman kubis dapat membuat pupuk dapat diserap lebih cepat dan baik.

Aplikasi WETCIT sebanyak 0.5 ml/L – 1 ml/L dengan cara disemprotkan pada tanaman umur 15 HST atau pada saat aplikasi pupuk daun atau pestisida. Keunggulan menggunakan produk WETCIT dari PT Hextar Fertilizer Indonesia yaitu terbuat dari bahan organik sehingga aman bagi lingkungan, menghemat dosis penggunaan pestisida, bersifat rainfastness power yang mampu menahan pestisida dari pencucian air hujan, mampu mencegah resistensi dan kekebalan hama dan penyakit, serta sebagai booster yang dapat membuat pupuk dan pestisida dapat diserap lebih cepat dan lebih baik oleh tanaman.

Demikian artikel mengenai pemupukan tanaman kubis, semoga bermanfaat dan dapat membantu Sobat Hextar sekalian.

Share Article

Facebook
WhatsApp
Twitter

Share Article

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *