PENYAKIT-BLOSSOM-END-ROOT--TOMAT

Mengatasi Blossom-End Root, Penyakit Busuk Pantat Buah Tomat

Blossom-end root - Apakah Sobat Hextar pernah mendengar istilah Penyakit Blossom-end rot? Blossom-end rot atau penyakit busuk pantat buah dapat terjadi pada buah tomat. Penyakit ini disebabkan oleh gangguan fisiologis karena kekurangan unsur hara kalsium (Ca) di dalam jaringan buah.

Penyakit Blossom-end Root Tomat

Meskipun dibutuhkan dalam jumlah yang sedikit, namun unsur hara Kalsium (Ca) memiliki peranan penting bagi pertumbuhan tanaman. Unsur Kalsium berperan penting dalam peningkatan kekuatan dan ketahanan jaringan. Selain itu unsur ini juga penting dalam proses pembentukan sel tanaman dan menjaga kualitas dan pertumbuhan buah. Oleh karena itu, selama proses pertumbuhan, tanaman harus mampu menyerap unsur kalsium dengan baik dan mendistibusikan unsur tersebut ke semua bagian tanaman agar pertumbuhan dapat maksimal.

Sebaliknya, jika tanaman tomat kekurangan unsur kalsium maka jaringan tanaman akan rusak, meninggalkan busuk pada bagian ujung buah dan muncullah penyakit blossom-end root atau busuk pantat pada buah tomat.

Gejala Penyakit

Gejala Antraknosa (kiri) dan blossom-end root (kanan)

Jika dilihat sekilas, gejala penyakit blossom-end root atau penyakit busuk pantat mirip dengan penyakit Antraknosa atau Patek yang disebabkan oleh cendawan/jamur Colletotrichum sp. Berbeda dengan penyakit Antraknosa yang memiliki bercak yang konsentris, gejala penyakit blossom-end root terlihat seperti bercak yang tidak beraturan di ujung buah. Variasi dan ukuran bercak beragam tergantung tingkat keparahan penyakitnya.

Penyakit busuk pantat tomat1

Gejala awal penyakit busuk pantat tomat ditandai dengan adanya bercak berwarna hijau muda, kemudian menjadi coklat dan hitam pada saat buah matang. Umumnya, buah tomat yang terserang penyakit blossom-end root tidak dapat tumbuh mencapai ukuran buah yang umumnya dipasarkan. Penyakit blossom-end root dapat menyebabkan kerugian sebesar 50% atau lebih jika perkembangan penyakit tinggi.

Selain tomat, beberapa tanaman lain juga dapat terserang penyakit ini, diantaranya pare, mentimun, melon, semangka, dll.

Beberapa faktor penyebab tanaman tomat kekurangan unsur hara kalsium, diantaranya :

  • pH tanah yang terlalu asam (rendah) atau basa (tinggi)
  • Pemupukan nitrogen yang berlebihan
  • Kelembaban tanah

Pengendalian Penyakit Blossom-end root

Sobat Hextar dapat mengendalikan dan mencegah penyakit blossom-end root dengan beberapa cara, diantaranya :

  1. Jika pH tanah asam (<6), maka sebaiknya aplikasikan kapur atau dolomit dengan dosis 1 ton/Ha. Sebaliknya jika pH tanah basa (>6) maka segera aplikasikan belerang atau sulfur.
  2. Aplikasi pemupukan harus tepat dan berimbang. Pemupukan Nitrogen yang berlebihan dapat menghambat unsur hara Kalsium, terutama di fase pertumbuhan generatif.
  3. Gunakan mulsa plastik untuk menjaga kelembaban tanah. Selain itu, penggunaan mulsa juga dapat menghambat pertumbuhan gulma.

Menurut Syahran et all dalam Jurnal berjudul “Pengaruh Aplikasi Pupuk Kalsium dan Giberein terhadap Pertumbuhan, Hasil dan Kualitas Buah pada Tanaman Tomat” menyebutkan, aplikasi pupuk kalsium dapat mengurangi timbulnya penyakit blossom-end root secara drastis.

Berikut rekomendasi pupuk kami yang dapat Sobat Hextar gunakan untuk pengendalian penyakit Blossom-end root tomat : 

Pupuk NPK Majemuk yang diproduksi menggunakan teknologi Compaction Compound dengan kandungan 15+15+15+TE untuk pertumbuhan dan hasil tanaman lebih berkualitas

Pupuk NPK Majemuk dengan kandungan 12-6-22-3+TE mampu merangsang pembungaan dan pembuahan tanaman sehingga bobot buah dan hasil panen meningkat.

DOWNLOAD  : BROSUR PEMUPUKAN TOMAT

 Dengan kandungan 12-12-17-2+TE untuk mempercepat pertumbuhan vegetatif tanaman, serta mengandung magnesium, boron & kalsium, untuk pertumbuhan tunas yang lebih sehat, warna daun bendera lebih hijau serta batang dan akar tanaman yang kuat

Dengan kandungan 13-8-27-4+TE untuk mempercepat pertumbuhan generatif tanaman, serta mengandung magnesium, boron & kalsium, untuk pertumbuhan tunas yang lebih sehat, warna daun bendera lebih hijau serta batang dan akar tanaman yang kuat. 

Demikian artikel mengenai “Penyakit Blossom-end root atau Penyakit Busuk Pantat pada tanaman Tomat” semoga bermanfaat untuk Sobat Hextar sekalian. Jangan lupa share artikel ini jika bermanfaat untuk petani lainnya.

Sumber :

Rachmah Chasanatur “ Pengaruh Aplikasi Pupuk Kalsium dan Giberein terhadap Pertumbuhan, Hasil dan Kualitas Buah pada Tanaman Tomat. Jurnal Produksi Tanaman

Share Article

Facebook
WhatsApp
Twitter

Share Article

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *