Hari-Pangan-Dunia

Hari Pangan Sedunia : Menanam dan Melestarikan Pangan di Tengah Pandemi

Hari Pangan Sedunia diperingati setiap tanggal 16 Oktober sesuai dengan tanggal berdirinya Organisasi Pangan Dunia (FAO) oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Hari Pangan Sedunia tahun ini mengangkat tema “Grow, Nourish, Sustain, Together”.

     Meluasnya wabah COVID-19 memberikan dampak krisis secara global, termasuk Indonesia. Krisis yang disebabkan wabah ini tidak hanya berdampak pada bidang kesehatan dan ekonomi, COVID-19 juga memberikan dampak serius diberbagai sektor kehidupan, termasuk sektor pangan. Adanya kebijakan pembatasan sosial oleh pemerintah membuat sejumlah aktivitas banyak dilakukan di rumah untuk memutus mata rantai penyebaran virus. Beragam aktivitas dapat dilakukan, salah satunya bercocok tanam untuk menopang kebutuhan pangan keluarga.

     Bercocok tanam di pekarangan rumah dengan menanam dan memproduksi berbagai jenis sayuran dan buah banyak dilakukan masyarakat di tengah pandemi saat ini. Selain untuk memenuhi sumber pangan secara mandiri, bercocok tanam melalui kegiatan berkebun dapat mendukung konsep swasembada pangan mandiri. Hal ini sejalan dengan upaya Kementerian Pertanian yang mendorong pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi rumah tangga melalui optimalisasi lahan pekarangan. Berckebun dapat dengan mudah dilakukan dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah. 

Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum memulai kegiatan berkebun, yaitu :

1. Memilih Tanaman

Bibit-sauran

bIBIT SAYUR

SUMBER : TANILOKAL.COM

     Langkah awal dalam berkebun dengan memilih bibit dan benih tanaman yang berkualitas,  mudah tumbuh dan cepat panen. Seperti kangkung, sawi, bayam, cabai, tomat dll.

2. Memilih Lokasi dengan Sumber Cahaya Matahari dan Air yang cukup

Rooftop-garden

ROOFTOP GARDEN

SUMBER : Gardening Know How

    Tanaman pangan memerlukan cahaya matahari dan air dalam jumlah yang cukup untuk membantu proses pertumbuhan dan perkembangannya. Memanfaatkan pekarangan atau atap rumah (rooftop) bisa dijadikan lokasi berkebun  karena mendapatkan cahaya matahari yang optimal. Untuk mendapatkan hasil optimal, tanaman pangan terutama sayuran memerlukan sinar matahari kurang lebih 6-10 jam perhari.

3. Memilih Media Tanam

MEDIA TANAM 

SUMBER : gardenista

     Media tanam penting untuk pertumbuhan tanaman pangan. Media tanam yang digunakan untuk tanaman pangan harus mengandung bahan organik. Bahan organik dapat dengan mudah didapatkan di alam, seperti kotoran hewan, sisa sampah makanan, dedaunan, dll. Media tanam sebaiknya mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman, memiliki porositas yang bagus, mengandung mikroorganisme yang bermanfaat dan bebas dari hama penyakit tular tanah.

4. Memperbanyak Varian tanaman

Tanaman Herba

sumber :Good Housekeeping

     Menanam berbagai jenis tanaman pangan di kebun rumah dapat membentuk ekosistem lengkap. Kombinasi sayuran dengan tanaman rimpang, tanaman herba dan tanaman hias dapat menjadi alternatif berkebun dirumah.

5. Teknik Kebun Vertikal

vertikal garden

sumber : idn times

     Kebun vertikal dapat menjadi solusi berkebun dilahan yang sempit dan terbatas. Teknik ini memiliki keunggulan diantaranya dapat meningkatkan sirkulasi udara dan mencegah tanaman terserang penyakit tular tanah.

     Kondisi pandemi saat ini yang membatasi kebebasan aktivitas, namun selalu ada cara untuk dapat terlibat nyata dalam menjaga kelestarian alam dan lingkungan. Perubahan sikap dan gaya hidup dengan pengedepanan aspek lingkungan, baik di level individu ataupun komunitas, tentu berdampak positif pada pemenuhan hak asasi manusia atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.  Sejalan dengan tema Hari Pangan Dunia tahun ini, kegiatan bercocok tanam yang mulai dari unit terkecil skala rumah tangga hingga masyarakat, kita telah menumbuhkan  (Grow) berbagai jenis makanan yang menyehatkan (Nourish) secara berkelanjutan (Sustain) untuk meningkatkan ketersediaan pangan dilakukan secara bersama-sama (Together).  

bagikan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *